Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan 1 Ton Beras untuk Korban Kebakaran di Nipah Panjang

Infodaily – Musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Kelurahan Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, pada Jumat (21/8/2026) sore sekira pukul 17.00 WIB, mengundang kepedulian mendalam dari dunia usaha. Peristiwa yang melahap kawasan permukiman warga tersebut berdampak pada puluhan bangunan tempat tinggal.

Memastikan para warga terdampak mendapatkan dukungan moral dan material, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tanjung Jabung Timur hadir secara langsung di lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan logistik.

BACA JUGA :  Kick-Off Gubernur Cup Jambi 2026: 11 Tim Daerah Siap Adu Gengsi di Lapangan Hijau

Ketua Kadin Tanjab Timur, Apif Firmansyah, S.E., turun langsung meninjau lokasi musibah yang kini masih dipasangi garis polisi. Di tengah puing-puing sisa kebakaran, pihak Kadin menyerahkan bantuan berupa 1 ton beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan darurat warga terdampak.

“Kami hadir untuk berbagi rasa dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas pelaku usaha terhadap masyarakat,” tutur Apif Firmansyah saat penyerahan bantuan secara simbolis, Sabtu (22/08/2026).

BACA JUGA :  Percepat Realisasi PI 10 Persen, Pansus Gelar Pertemuan dengan Bupati Tanjabbar, Ini Hasilnya!

Ia berharap pasokan bahan pokok ini dapat menopang kebutuhan dasar warga dalam beberapa hari ke depan selama masa tanggap darurat, sembari menunggu langkah penanganan lanjutan dari pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait.

Pesan penguat semangat “Kita bersama, kita bangkit kembali” turut disematkan Kadin Tanjab Timur untuk memotivasi puluhan warga yang kehilangan tempat tinggal agar tetap tegar menghadapi ujian ini.

BACA JUGA :  Waka DPRD Provinsi Jambi Pastikan PI 10 Persen Migas Jadi Sumber PAD Jambi 2026

Meski kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang, sementara warga setempat bersama relawan terus bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan di lokasi kejadian.